Mengukur Aksesibilitas Usability Dalam Aplikasi Mobile

Mengukur Aksesibilitas Usability Dalam Aplikasi Mobile

Apakah kamu pernah mencoba menggunakan aplikasi mobile baru yang menarik, namun setelah beberapa waktu, kamu merasa bahwa aplikasi tersebut tidak nyaman digunakan? Itu karena aplikasi tersebut mungkin memiliki masalah aksesibilitas dan usability.

Mengukur Aksesibilitas Usability Dalam Aplikasi Mobile

Aksesibilitas dan usability adalah dua konsep penting dalam pengembangan aplikasi mobile. Aksesibilitas merujuk pada kemampuan aplikasi untuk diakses oleh semua orang, baik itu orang dengan disabilitas atau tidak.

  • Kecepatan Respons
  • Pemakaian Font dan Teks yang Jelas
  • Konversi antara Format Data

Salah satu cara untuk mengukur aksesibilitas dan usability adalah dengan melakukan tes ke user interface (UI) aplikasi. Tes ini dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan alat bantu seperti JAWS (Job Access With Speech) atau NVDA (NonVisual Desktop Access).

Contoh Kecepatan Respons

Imagine kamu sedang berbelanja online dan ingin memilih produk tertentu. Namun, aplikasi tersebut sangat lama untuk menampilkan informasi produk dan menuju ke keranjang belanja.

Ini dapat membuat pengguna merasa frustrasi dan tidak nyaman menggunakan aplikasi tersebut. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa kecepatan respons adalah salah satu faktor penting dalam mengukur aksesibilitas dan usability.

Pemakaian Font dan Teks yang Jelas

Font dan teks yang jelas sangat penting dalam aplikasi mobile. Ini karena pengguna aplikasi ini perlu mampu membaca dan memahami informasi dengan cepat.

Salah satu contoh pemakaian font yang tidak tepat adalah menggunakan font yang terlalu besar atau terlalu kecil. Ini dapat membuat teks menjadi sulit dibaca, sehingga pengguna aplikasi tersebut merasa tidak nyaman.

Konversi antara Format Data

Dalam beberapa kasus, aplikasi mobile menggunakan format data yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa konversi antara format data sangat penting dalam mengukur aksesibilitas dan usability.

Contoh seperti ini adalah ketika pengguna ingin membagikan hasil pencarian mereka pada media sosial, tetapi aplikasi tersebut tidak dapat menampilkan hasil dengan format yang sama.

Batasan Umum dalam Mengukur Aksesibilitas Usability

Batasan umum dalam mengukur aksesibilitas usability adalah:

  • Kecepatan respons minimal 500 ms.
  • Pemakaian font dan teks yang jelas dengan ukuran minimum 14 pt.
  • Konversi antara format data minimal 80%.

Dengan mematuhi batasan umum ini, aplikasi mobile dapat menjadi lebih nyaman digunakan oleh pengguna.

Kesimpulan

Mengukur aksesibilitas dan usability dalam aplikasi mobile sangat penting. Dengan melakukan tes ke user interface (UI) aplikasi, kita dapat mengetahui apakah aplikasi tersebut nyaman digunakan oleh pengguna.

Salah satu cara untuk mengukur aksesibilitas dan usability adalah dengan menggunakan batasan umum, seperti kecepatan respons minimal 500 ms, pemakaian font dan teks yang jelas dengan ukuran minimum 14 pt, dan konversi antara format data minimal 80%.

Dengan mematuhi batasan umum ini, aplikasi mobile dapat menjadi lebih nyaman digunakan oleh pengguna. Jadi, pastikan kamu selalu melakukan tes ke UI aplikasi kamu untuk meningkatkan aksesibilitas dan usabilitynya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top